Pada masa Rasullah SAW, ada sebuah nasehat indah dr seorang Baduy kpd putrinya, ketika sang putri akan memasuki jenjang pernikahan. Nasehat itu sangat mengena dan patut di simak oleh kaum muslimin dan muslimat yg beriman.
Nasehat indah wanita baduy tersebut ialah,"Wahai putriku, engkau telah meninggalkan drmn engkau keluar, dan engkau tinggalkan sarang dimana engkau di besarkan untuk menuju sarang yg belum engkau kenal dan teman asing bagimu. Dengan pengusaan atas dirimu, mk dia akan menjadi pengawas dan pemilikmu. Jadilah enkau sahaya baginya, niscaya dia akan menjadikan sahaya bagimu.
Sang putri dengan penuh perhatian mendengarkannya,"Lalu hrs bagaimna selanjutnya aku berbuat, wahai ibuku?"tanya sang putri.
"Ada 10 perkara yg dpt kuwasiatkan untukmu,"kata sang ibu.
"Katakanlah ibuku sayang!"kata sang putri.
"Bertemanlah dengan sikap qana'ah (menerima apa adanya), dengarkanlah dan taatilah apa2 yg baik, perhatikanlah apa yg di senanginya, perhatikan apa yg senang di ciumnya. Jangan sampai dia memandang sesuatu yg buruk darimu, dan jangan sampai dia mencium kecuali bau yg harum. Celak, adalah kebagusan yg terbagus, sedangkan air adalah wewangian yg terharum bila tidak ada wewangian."
"Perhatikan waktu makannya dan jagalah ketenangan pd waktu tidurnya, karena lapar akan menimbulkan kepedihan dan mengganggu tidur bisa menimbulkan kemarahan. Perhatikan rumah dan hartanya. Pelihara dirinya, kehormatan, dan anak2nya.
Karena pemeliharaan harta adalah penghargaan yg baik, sedang pemeliharaan anak2 dan kehormatannya adalah kebajikan yg baik pula. janganlah engkau menyebarkan rahasiahnya dan janganlah pula mendurhakai perintahnya. Apabila engkau menyebarkan rahasiahnya, mk dia akan menghianatimu, dan jika engkau mendurhakai perintahnya maka engkau telah menjengkelkan hatinya. Janganlah engkau gembira, bila dia sedih dan janganlah bersedih bila dia bergembira.Karena sikap yg pertama merupakan kecerobohan dan sikap yg kedua dpt mengeruh suasana. Tunjukkanlah penghormatan yg sebesar2nya, niscaya diapun kan menunjukkan penghormatan padamu yg besar pula, tunjukkanlah ketaatan yg sebesar2nya, niscaya dia semakin mencintaimu. Engkau tdk akan memperoleh apa yg engkau sukai hingga engkau lebih mengutamakan ridhanya dari pd ridhamu, dan lebih mengutamakan kesukaannya daripada kesukaanmu."
Demikian sifat yg harus di miliki seorang istri yg beriman. InsyaAllah hubungan suami istri akan berdiri kokoh di atas landasan kasih sayang dan keharmonisan.
(sumber: Renungan Hari ini, Harian terbit)
"Empat hal yg mrpkan karunia Allah Swt kpd seseorang: jika ia memiliki istri yg shalehah, jika anak-anaknya taat dan berbakti padanya, jika ia memiliki sahabat-sahabat yg jujur dan setia, dan jika rezekinya mencukupinya." (HR ad-Dailami dr Ali bin Abi Thalib)
NASIHAT
01.49
Aryanti Atmodjo Hasibuan






